Thursday, November 24, 2016

Kali Linux dan Curhatan Mantan Pengguna Windows


 

 

            Virus, malware, mereka sudah biasa saya temui di jalanan internet. Dan para “preman internet” tersebut selalu mengganggu saya ketika saya masih mengendarai windows 7. Sungguh kesal rasanya, bahkan knalpot saya tidak bisa mengeluarkan asap. Oke kenapa jadi motor yak,lupakan.
Virus dan malware telah mengganggu saya sangat jauh hingga saya tidak bisa lagi membuka browser. Padahal OS Windows 7 saya telah dilengkapi oleh software antivirus dan anti-malware. Ya memang semuanya software gratisan sih, bukan yang premium. Tapi masa sih harus banget gitu ya saya beli yang premium. Nggak deh, nggak mau resiko setelah beli ujungnya tetap nggak mempan. Segala cara sudah saya coba mulai dari ngotak-atik IP/DNS, install ulang browser. Tetap saja tidak bisa. Apa ini adalah hukuman dari Tuhan gara-gara saya kebanyakan pakai software bajakan? Hiks. Oke, jadi cukup sudah karir laptop saya di OS Windows. Setelah mengamat-amati percakapan para member di komunitas WhatsApp Computer Science, saya mulai mempertimbangkan untuk mengganti OS saya dengan Linux. Oh btw, OS windows punya saya juga bajakan.

           Setelah timbang sana timbang sini survey sana survey sini dan bertanya ke mbah google, saya akhirnya memutuskan untuk mengganti OS saya dengan Kali Linux. Jujur saja saya belum pernah memakai OS Linux sebelumnya, jadi mungkin saya bisa terbilang masuk golongan modal nekat. Rapopo kok, sekalian jadiin bahan latihan. Masa anak IT nggak bisa install ulang sendiri.

           Berikut alasan pertimbangan saya memilih Kali Linux dan berniat untuk mengganti total OS saya tanpa memakai Windows lagi :
- Banyak software alternatif untuk Linux, yang sanggup menyaingi software-software nya Microsoft/Windows. Sebut saja Inkscape untuk desain grafis, Blender, Sublime, Anjuta, dll.
- Linux cenderung jarang terserang virus. Malah hampir ga pernah sih, sepengalaman saya. Dan OS nya bebas diotak-atik dan dimodifikasi sesuka hati pengguna. Windows sebaliknya.
- Kalau yang saya baca-baca dari forum sih, Linux lebih stabil soal server dibanding Windows.
- Saya berminat untuk belajar hacking, makanya saya pilihnya Kali Linux sekalian. Kalau untuk yang nggak minat belajar hacking sebaiknya pakai Linux Ubuntu atau Linux Mint.
- Saya udah lumayan tobat dari game PC, nggak banyak mikirin game-game lagi, jadi santai aja install Linux yang tentunya nggak bisa lagi main game-game yang kompatibelnya hanya di Windows. Tapi kalau emg kangen nge-game lagi,saya bisa install steam kok.
- Yang saya baca-baca sih, katanya Linux lebih cepat + ringan dibanding Windows.
- Dengan saya menginstall Linux dan semua software gratisannya, saya tobat dari kemaksiatan hobi nyolong-nyolong software. Karena hampir semua software alternatif yang bisa diinstall di Linux adalah software murni gratisan, non bajakan. Dapet pahala pula, asoy yoman.

           Nah, dari poin-poin diatas, saya rasa ga ada ruginya kalau saya pakai Linux. Semuanya menguntungkan saya, jadi ya sudah, dimulailah dengan kenekatan dan iman, saya menginstall sendiri. Setelah saya coba meng-install sendiri yang pertama kalinya, hasilnya berhasil. Tapi hanya berhasil mode live USB saja. Ketika install via CD-ROM, laptop saya nggak kuat dan overheat. Maklum, laptop umur 3 tahun yang selama 1 tahunnya sering dipakai ngegame berat macem DOTA lebih dari 5 jam. Untungnya sekarang dah tobat. Lagian CD-ROM nya ternyata corrupt setelah saya cek belakangan.

           Tidak puas dengan live USB, saya mencoba menginstall dengan mode live USB persistence. Apa tuh bedanya live USB dengan live USB pakai telor, eh, persistence? Bedanya adalah, kalau pakai persistence, saya bisa menyimpan semua perubahan pada OS saya di flashdisk tempat OS saya tersebut. Kalau nggak pakai persistence, setiap saya melakukan perubahan pasti ter-delete ketika saya reboot. Contoh, apabila saya menginstall steam, setelah saya reboot, harus saya install ulang lagi steamnya kalau nggak pakai persistence.
Selesai deh, semua keluh kesah saya terobati via Kali Linux. Saya bahagia didampingi oleh OS baru yang keren nan canggih ini. 


          Nah ketika penginstallan live USB persistence ini, saya lagi-lagi modal nekat, install pakai komputer warnet karena saya nggak punya komputer ber-windows lagi (installnya harus pakai software punya windows biar nyaman). Dan hasilnya, oalaaaaa, gagal total, terdapat tulisan "boot error" saat saya ngebooting. Rada maksa sih ketika saya installnya, saya maksa bagi partisi padahal error terus karena berdasarkan error codenya, katanya saya harus restart dulu windowsnya baru saya bisa pakai software partisinya dengan lancar. Sementara, komputer di warnet biasanya OSnya ketika di reboot, semua hasil installan non-admin akan terhapus. Akhirnya, saya bela-belain malem-malem ke kantornya mr.Sword lagi untuk minta bantuan install live persistence. Alhamdullilah berhasil berkat bantuan sang guru. Opini saya,kali linux jauh lebih keren dari Windows, terutama fitur Workspace nya.

Suasana TKP malam hari. Nggak ada hantunya kok. Apa saya yang kebal hantu ya, entahlah.



          Berikut saya lampirkan tampilan-tampilan Kali Linux desktop saya, mungkin saja membuat anda semua ngiler. Kwekkekekekekeekekekeke.



Tampilan workspace di Kali Linux full distro. kalau agan geser mentok kursor mouse ke ujung kiri atas, akan muncul tampilan seperti ini. jauh beda dengan windows yang hanya ada fitur minimize untuk multitasking. kemudian di kanan atas ada dua buah kotak workspace. Jadi anda bisa pecah topik pekerjaan anda sekaligus dalam dua buah desktop yang berbeda dalam waktu bersamaan. misalnya di workspace 1, agan melakukan desain grafis. Kemudian di workspace 2, agan melakukan programming. Sungguh nyaman multitasking menggunakan Kali Linux, dan laptop saya jauh lebih ringan multitasking menggunakan Kali Linux (tapi tetap disarankan menggunakan laptop berspesifikasi mumpuni untuk multitasking). 





Dan inilah tools pamungkas Kali Linux. Tadaaaaa ! Banyak banget kan tools hackingnya. Saya cengo pertama kali lihatnya.


Kemudian inilah tools desain grafis gratisan untuk Linux. Inkscape ga kalah jauh kok dengan Photoshop dan Illustrator/Coreldraw. Untuk pengganti msOffice, ada LibreOffice. Komplit sudah untuk saya. Desain grafis ada,officetools ada, programming ada, hacking ada. Bahagianya.





 TIPS UNTUK YANG MAU INSTALL KALI LINUX :

1. JANGAN KEPEDEAN, kalau agan hanya punya 1 buah laptop, apalagi laptopnya tidak ber-OS windows. Kalau gagal dan agan blum punya kenalan/teman untuk bantu agan kan repot, secara laptop agan cuman 1 nggak ada cadangannya.
2. STANDBY INTERNET. Untuk browsing dan tanya-tanya ke mbah google. Kali proses penginstallan Kali Linux dan penginstallan software-softwarenya beda 100% dibanding agan menginstall di windows.

Dah, segitu aja sharingnya. Kalau ada yang mau tanya-tanya, atau mau dibantu, silahkan bisa join grup WA Computer Science yang saya ikuti, banyak pro disana. Bisa juga ikut saya main ke kantornya mr.Sword (DilO Bekasi), kalau mr.swordnya lagi ada di kantor. Saya biasa kesana 1-3mingguan sekali.


HAPPY CODING !

Sumber dan referensi :

- www.google.com
- DilO Bekasi (kantor mr.Sword)
- http://anher323.blogspot.co.id/2016/01/cara-membuat-kali-linux-live-usb-persistence.html

Wednesday, November 23, 2016

Tren Bahasa Pemrograman 2016 (Meet Up Komunitas Computer Science)



          Pada tanggal 19 November 2016, saya bertamu ke kantor Digital Innovation Bekasi untuk menghadiri acara meet up komunitas Computer Science yang diadakan oleh saya dan mr Sword. Komunitas ini pada awalnya hanya bermarkas di aplikasi WhatsApp, tapi karena ada beberapa yang bersedia untuk kopdar, jadilah kami menentukan tanggal dan waktu meet up nya. 


          Saya melakukan perjalanan dari Bogor hingga Bekasi menggunakan Commuter Line. Total waktu tempuh perjalanan saya yaitu sekitar 3 jam setengah, karena saya berhenti di stasiun Jakarta Kota. Seharusnya saya bisa sampai lebih cepat apabila saya turun di stasiun Manggarai, tapi saya keasikan main game sampai tertinggal stasiun Manggarai nya. Jangan ditiru ya.

Sampai di kantor sekitar pukul 12.00WIB . Lumayan nyaman, wifinya juga kuenceng. Yang mau ikutan main kesini silahkan, jgn lupa ajak saya juga ya. :D 
                                                                                   

          Sesampainya di kantor, saya langsung mengisi buku tamu dan menuju lantai dua bertemu dengan mr Sword, yang berpangkat setara manager di kantor. Setelah itu kita langsung mengobrol mengenai biaya saya untuk ngekost di kantor...eh salah deng, kita membicarakan mengenai pemrograman di OS Kali Linux dan topik yang akan dibahas di meet up komunitas hari ini. Mr Sword orangnya ramah, enak diajak mengobrol dan bersedia membantu kita-kita yang bertamu kesana untuk belajar. Jadi jgn sungkan untuk bertanya apabila ada hal-hal di bidang pemrograman yang tidak dimengerti, nanti dijawab sebisanya oleh mr Sword. Setelah mengobrol, saya keluar sebentar untuk mengisi perut. Acaranya dimulai pukul 13.00 WIB.


        
 Mr.sword memimpin acara meet-up, yang bertema diskusi mengenai tren bahasa pemrograman di Indonesia saat ini.
         

          Sekembalinya saya ke kantor, tak lama kemudian tiga orang anggota komunitas telah datang. Setelah berkenalan sejenak, diskusi pun dimulai. Mr Sword mengeluarkan bahan presentasi ke layar desktopnya. 


Tren Bahasa Pemrograman 2016




Data diatas merupakan perbandingan tren bahasa pemrograman 2015-2016


          Berdasarkan data survey diatas, bisa disimpulkan bahwa Javascript tetap kokoh berdiri di tahta teratas dan terus mengalami peningkatan.  Sementara yang lain cenderung stabil. Padahal saya merasa bahwa tren Java sedang mengalami peningkatan drastis saat ini secara tren aplikasi smartphone juga sedang meningkat. Sepertinya, tren aplikasi smartphone masih belum dapat menyenggol tren website yang memiliki Javascript.




 Angel List Job Posting 2016


           Dari persentasi bidang pekerjaan yang paling banyak dicari di USA per Februari 2016, persyaratan bidang Javascript juga meraih posisi teratas dengan persentase 30.6%. Kemudian disusul dengan Python 15.4%, Ruby on Rails 13.3%, Java 12.1%. Maka perlu dicatat untuk web developer, Javascript adalah bahasa yang sangat penting untuk dikuasai penuh. Untuk posisi pekerjaan, programmer aplikasi android/smartphone (Java) juga masuk ke dalam posisi yang banyak dicari selain web developer. Di Indonesia, berdasarkan survey saya melalui grup-grup lowongan kerja di Facebook, posisi yang paling banyak dicari adalah web developer (front-end + back-end) dan developer aplikasi android atau IOS.

 

Popularitas PHP Framework 

          Walaupun PHP dalam survey tidak termasuk kedalam popularitas 3 besar, namun yang saya perhatikan, bidang PHP juga cukup banyak dicari dan menjadi salah satu ilmu pembuatan website yang sangat penting untuk dikuasai, selain HTML dan CSS. yang menarik dari PHP ini adalah frameworknya yang memiliki banyak macam dan popularitas. Apabila anda pernah belajar pemrograman website, pasti anda pernah melihat/mendengar mengenai framework PHP seperti CI (Code Igniter), Laravel, dan yang akhir-akhir ini sering dibahas, yaitu Yii dan Yii 2.

          Berikut ini diagram tingkatan popularitas framework PHP pada tahun 2015 :


          Berdasarkan diagram diatas, nampak Laravel menduduki tahta tertinggi pada popularitas penggunaan, kemudian disusul oleh Symfony2, Nette, CI, Yii2, dan lainnya. Yang saya lihat pada forum komunitas PHP Indonesia Marketplace di Facebook, saya paling sering menemui perusahaan yang mensyaratkan pelamar menguasai framework CI Laravel, Yii2. Sehingga mungkin bisa disimpulkan di tahun ini framework CI dan Yii2 mengalami peningkatan popularitas. Sangat disarankan  untuk mempelajari dan menguasai top 5 framework PHP untuk persiapan kerja.


          Tapi setelah saya perhatikan diagram performa rata-rata masing-masing framework, saya dapat menyimpulkan bahwa popularitas framework ternyata tidak ditentukan oleh performa, tetapi para pengguna melihat kepraktisan dan kemudahan pengaplikasian framework. Silahkan perhatikan 3 diagram performa masing-masing framework dibawah ini. Nampak bahwa CI,Yii2, Laravel bahkan tidak masuk top 3 dalam performa rata-rata.







          Nah, kira-kira seperti itulah hal-hal yang harus kalian perhatikan apabila kalian baru ingin belajar membuat website atau bidang pemrograman lainnya. Untuk yang bertujuan mendapatkan pekerjaan secepat mungkin setelah menguasai materi, sangat disarankan belajar web developing, terserah mau front-end atau back-end atau full stack. Karena saat ini berdasarkan pengamatan saya, yang paling banyak dicari oleh perusahaan adalah web developer. Tapi kalau anda tidak menyukai segala sesuatu yang berhubungan dengan website, mungkin anda bisa mencoba menjadi IOS/Android developer, karena IOS/Android developer juga cukup banyak dicari.


Happy coding ! 

 

 

 

Referensi-referensi dan sumber

- Kantor Digital Innovation Bekasi (jalan KH.Noer Ali no 1A, Kalimalang, Bekasi. Open @8AM-8PM)

- Pdf presentasinya mr.Sword (kalau mau boleh titip minta ke saya)

- https://www.facebook.com/groups/1691585917791970/ (PHP Indonesia Market Place)

Friday, November 18, 2016

PROFILE

Assalamualaikum Wr. Wb  


         Halo. panggil saja saya Ragna. Saya adalah seorang muslim yang memiliki hobi balapan sepeda (tapi sekarang sudah pensiun karena kesibukan, hiks), turing bersama motor kesayangan, browsing forum-forum diskusi, menulis novel dan menulis blog,belajar dan mendalami bidang-bidang yang saya sukai, menyelesaikan kasus/puzzle, catur, dan berolahraga bela diri. 
         

         Mungkin kalian bertanya-tanya, kenapa ya saya ini memiliki banyak hobi,dan ga fokus? sebenarnya, saya fokusnya di bidang IT. passionku di dunia IT. Tapi saya juga melakukan berbagai hal lain yang kusukai karena aku orangnya cepat sekali bosan dengan kegiatan/aktivitas yang cuman begitu-gitu saja. Saya pernah ikut klub taekwondo dan meraih tingkat sabuk biru, kemudian pensiun karena saya bosan. Lalu setelahnya saya belajar otodidak semua dasar-dasar bela diri lainnya seperti pencak silat,tinju, goju-ryu karate, ITF Taekwondo, dan lainnya. Saya sangat menyukai konsep bela diri kilat dan cepat sehingga suatu saat saya dipalak preman, saya bisa menggunakan jurus kabur secepat kilat, hehehe. Atlet favorit saya adalah Muhammad Ali dengan "phantom punch" nya. 



        Di blog saya ini, saya akan membahas berbagai tutorial dan pengalaman saya pada aktivias-aktivitas saya. Selamat membaca dan jangan sungkan untuk bertanya. :)